Pengertian Haji, Rukun Dan Syarat Haji

Pengertian Rukun Dan Syarat Haji

Pengertian Haji

Haji, adalah rukun (tiang agama) islam yang kelima setelah syahadat, shalat, zakat dan puasa, menunaikan ibadah haji adalah bentuk ritual tahunan yang dilaksanakan kaum muslimin sedunia yang mampu ( material, fisik, dan keilmuan ) dengan berkunjung dan melaksanakan beberapa kegiatan di beberapa tempat di arab saudi pada suatu waktu yang dikenal sebagai musim haji ( Bulan Dzulhijah ). Hal ini berbeda dengan ibadah umrah yang biasa dilaksanakn sewaktu – waktu.

Kegiatan inti ibadah haji dimulai pada tanggal 8 dzulhijjah ketika umat islam bermalam di mina, wukuf (berdiam diri) dipadang arafah pada tanggal 9 dzulhijjah, dan berakhir setelah melempar jumrah (melempar batu simbolisasi setan ) pada tanggal 10 dzulhijjah, masyarakat indonesia biasa menyebut juga hari raya idul adha sebagai hari raya haji kerena bersamaan dengan perayaan ibadah haji ini.

Macam Macam Haji

  • Tamattu Mempunyai arti bersenang-senang atau bersantai-santai dengan melakukan umrah terlebih dahulu dibulan-bulan haji, lain bertahallul. Kemudian mengenakan pakaian ihram lagi untuk melaksanakan ibadah haji, di tahun yang sama. Tamattu’ dapat juga berarti melaksanakan ibadah didalan bulan-bulan serta didalam tahun yang sama , tanpa terlebih dahulu pulang ke negeri asal.
  •  Ifrad. Berarti menyendiri. Pelaksanaan ibadah haji disebut ifrad, bila seseorang bermaksud menyendirikan, baik menyendirikan haji maupun menyendirikan umrah, dalam hal ini, yang didahulukan adalah ibadah haji. Artinya, ketika mengenakan pakaian uhram di Miqat nya, orang tersebut berniat melaksanakan ibdah haji dahulu. Apabila ibadah haji sudah selesai, maka orang tersebut mengenakan ihram kembali untuk melaksanakan umrah.
  • Qiran. Mengandung arti menggabungkan, menyatukan atau menyekaliguskan. Yang dimaksud disini adalah menyatukan atau menyekaliguskan berihram untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah. Haji qiran dilakukan dengan tetap berpakaian ihram sejak Miqat Makani dan melaksanakan semua rukun dan wajib haji sampai selesai, meskipun mungkin akan memakan waktu lama, menurut abu hanifah, melaksanakan haji qiran, berarti melakukan dua thawaf dan dua sa’i.

Rukun Haji

  • Ihram.
  • Wukuf di Arafah
  • Thawaf Ifadah
  • Sa’i
  • Mencukur Rambut di Kepala (tahallul)
  • Tertib

Syarat Syarat Haji

  • Islam
  • Aqil
  • Dewasa
  • Berakal
  • Waras
  • Orang Merdeka ( Bukan Budak )
  • Mampu, Baik dalam hal biaya, kesehatan, keamanan, dan nafkah bagi keluarga yang ditinggal berhaji

Kewajiban – Kewajiban Haji

  • Melakukan Ihram dari Miqat
  • BeMulrdiam di padang arafah hingga terbenam matahari
  • Bermalam di muzdalifah
  • Melempar jumrah
  • Mencukur rambut (tahallul)
  • Bermalam dimina
  • Thawaf wada

Ritual Ibadah Haji Di Mina

Sewaktu anda berada di mina, hendaklah anda menunaikan shalat tepat pada waktunay , shalat dzuhur, Ashar dan isya di Qashar menjadi dua rakaat tanpa melakukan jamak, shalat Witir dan sunnah Qabliyah subuh terus dilaksanakan demi mengikuti Rasulullah Saw. Melempar jumrah dilakukan sesuai dengan jadwal-jadwal pelaksanaanya yang telah di tentukan oleh pemandu kepada anda.

Bergerak Menuju Area Jumarat

  • Aeah dari jamarah Sugra dengan melemparkan tujuh batu kerikil.
  • Bergeraklah ke arah samping, menghadaplah ke kiblat dan berdoa kepada Allah Swt.
  • Bergeraklah ke arah Jamarat Wusta dan lemparlah sebanyak tujuh kerikil.
  • Bergeraklah ke arah samping, menghadaplah ke kiblat dan berdoa kepada Allah Swt.
  • Kemudian bergeraklah kearah Aqobah (Kubra) dan lemparlah sebanyak tujuh kerikil.

Thawaf  Ifadah

  • Thawaf ifadah adalah salah satu rukun haji dan semua jamaah haji wajib melakukannya.
  • Perempuan haid harus menunggu hingga bersuci (mandi wajib) kemudian baru melakukan thawaf ifadah, seseorang tidak boleh kembali kenegaranya sebelum melakukan thawaf ini.
  • Thawaf akan sempurnya jika dilakukan sebanyak tujuh putaran.
  • Shalat dua rakaan di makam ibrahim (jika memungkinkan) atau di tempat lain didalam Masjidil Haram.
  • Minumlah Air Zam-Zam.

Sa’1 Untuk Haji

  • Laksanakanlah Sa’i.
  • Mulailah dari Shafa dan Akhiri di Marwah.
  • Sempurnakan Sebanyak tujuh kali, dengan menghitung antara shafa dan marwah satu kali.
  • Sekarang anda telah menyempurnakan ibadah haji.

Kembali Ke Tanah Air

  1. Jangan berbelanja terlalu berlebihan atau melakukan hal-hal lain yang berhubungan dengan kepulangan setelah menyempurnakan thawaf wada’.
  2. Rasulullah Saw berwasiat agar menjadikan thawaf wada’ (perpisahan) sebagai pekerjaan terakhir yang dilakukan oleh jamaah haji sebelum meninggalkan Makkah.
  3. Kecuali jika anda terlambat karena sebab tertentu hingga tiba waktu shalat fardu, disaat itu anda boleh menunaikan shalat didalam masjidil haram meskipun ada melakukannya setelah menyelesaikan thawaf Wada’
  4. Setelah ini, anda tidak perlu melakukan thawaf kembali.
  5. Semoga selamat kembali ketanah air dan semoga menjadi haji yang mabrur ( Insya Allah).

Ziarah Madinah

  • Niat anda haruslah untuk menziarahi masjid nabawi dan bukan untuk menziarahi kuburan Rasulullah Saw .
  • Didalam hadist yang diriwayatkan oleh abu hurairah ra, ia berkata “ Rasulullah Saw bersabda : “ shalat di masjidku ini lebih baik dari seribu shalat di masjid-masjid lainnya kecuali masjidil haram”
  • Diriwayatkan dari abbad bin tamim dari pamanya abdullah bin zaid ashim, bahwasanya Rasulullah Saw, bersabda : “ sedungguhnya ibrahim telah menyucikan makkah dan mendoakan penduduknya, dan saya telah menyucikan madinah sebagaimana ibrahim menyucikan makkah. Dan saya mendoakan Mudnya dan Sha’nya sebagaimana ibrahim mendoakannya untuk penduduk makkah

Apakah Itu Haji Mabrur ???

  • Apabila seseorang berangkat semata-mata karena Allah Swt
  • Apabila seseorang berangkat bukan karena ada kepentingan dan tidak hasil dari hutang atau tidak menjual harta bendanya sehingga habis tak tersisa.
  • Apabila kepulangannya dari ibabah haji tidak lagi melakukan maksiat-maksiat yang pernah dilakukan sebelum berhaji.
  • Apabila kepulangannya dari ibadah haji, dia tidak mengharapkan panggilan-panggilan (pak haji/ bu haji) karena ibadah ini antara tuhan dan hambanya ( Hanya allah yang memberikan Tittle terbaik kepada para hamba-Nya).
  • Apabila kepulangan dari ibadah haji tidak lagi melakukan dan berbuat maksiat seta berkata-kata kotor dan hal-hal yang tidak bermanfaat yang mana pernah dia lakukan sebelum berhaji.
  • Apabila kepulangannya dari ibadah haji di sering beribadah ke masjid serta melaksanakan sholat 5 waktu dan sunnahnya , yang mana dia jarang , bahkan tidak melakukan sebelum berangkat ibadah haji.

Wisata Bersejarah di Mekkah Saat Umroh

Wisata ke Tempat Bersejarah (City Tour) di Kota Mekkah Saat Umroh

Makkah merupakan kota tempat Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Di Makkah pula ayat pertama Al Quran diturunkan. Keberadaan Kota Makkah tidak bisa terlepas dari kisah Nabi Ibrahim AS yang menempatkan keluarganya di sana setelah hijrah dari Palestina. Atas perintah Allah SWT, Nabi Ibrahim membangun Kabah. Berikut Wisata Bersejarah di Mekkah Saat Umroh :
 

1. Masjidil Haram dan Kabah

Masjidil Haram adalah tempat jemaah haji maupun umrah berkumpul untuk melakukan thawaf, sa’i, shalat, dan itikaf. Di dalam Masjidil Haram terdapat Kabah yang menjadi kiblat bagi umat muslim di seluruh dunia. Masjidil Haram dibangun kembali oleh Khalifah Umar bin Khattab pada 17 Hijriyah. Bangunan Masjidil Haram terdiri atas 4 lantai dengan 95 pintu masuk pada bangunan lama dan 79 pintu pada bangunan baru. 
 
Kabah dibangun kembali oleh Nabi Ibrahim AS setelah sempat rata dengan tanah. Letak Kabah yang dibangun oleh Nabi Ibrahim AS berada tepat di lokasi Kabah yang dibangun oleh Nabi Adam AS.
Di Ka’bah terdapat Hajar Aswad yang disunahkan kepada Anda yang melaksanakan ibadah umroh untuk mengusapnya dan bahkan menciumnya.Di Masjdil Harom ini Anda juga akan melaksanakan tawaf dan sa’i. Tawaf  yaitu, Anda akan mengelilingi Ka’bah dengan 7 kali putaran. Setelah itu akan dilanjutkan dengan sa’i yang dimana dilaksanakannya berbeda dengan tawaf. Sa’i dilaksanakan di mas’a yang dimana terdapat dua belas bukit yang dinamakan Bukit Shafa dan Bukit Marwah. Sa’i tersebut dimulai dari Bukit Shafa lalu berjalan ke Bukit Marwa hal itu dilakukan sebanyak 7 kali putaran.
 

2. Gua Hira di Jabal Nur

Jabal Nur berlokasi sekitar 6 kilometer sebelah utara Masjidil Haram. Di puncak Jabal Nur terdapat Gua Hira. Gua Hira merupakan tempat di mana Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama, Surat Al Alaq ayat 1-5.
 

3. Maulid Nabi

Yang dimaksud dengan Maulid Nabi adalah tempat Nabi Muhammad lahir. Kini, rumah tempat Nabi lahir telah berubah menjadi perpustakaan yang terletak di sebelah timur halaman timur Masjidil Haram. Awalnya, rumah kelahiran Nabi itu diberikan kepada putra Abu Thalib, Aqil. Kemudian, tempat ini juga sempat beralih kepemilikan dan dibangun menjadi masjid, hingga dipugar menjadi perpustakaan pada 1950 oleh Syaikh Abbas Qatthan dengan uang pribadinya.
 

4. Masjid Hudaibiyah

Masjid Hudaibiyah terletak di wilayah Hudaibiyah, yang berlokasi sekitar 25 kilometer dari Masjidil Haram. Kini, wilayah Hudaibiyah dikenal dengan nama daerah Al-Syumaisyi. Di daerah Hudaibiyah pernah terjadi perdamaian antara Rasulullah dengan orang-orang kafir Makkah yang terkenal dengan Perdamaian Hudaibiyah.
 

5. Mata Air Zamzam

Suatu hal yang umum bagi para jamaah haji yang baru saja selesai menunaikan ibadah di tanah suci adalah membawa air Zamzam sebagai oleh-oleh keluarga di tanah air. Setiap orang muslim pasti sudah sangat paham dan mengenal keistimewaan air yang memiliki banyak khasiat dan keberkahan ini. Begitu juga dengan sejarah munculnya air Zamzam pada zaman nabi Ibrahim AS. Sumur mata air Zamzam ini kini berada di Masjidil Haram di Mekkah. Meski dulunya berupa sumur biasa, kini seiring dengan banyaknya jamaah haji yang ke tanah suci, mata air Zamzam sudah mengalami perombakan dan perluasan area, hingga banyak disediakan keran air minum agar jamaah bisa mengambil air Zamzam dengan lebih leluasa.
 

6. Jabal Rahmah/Gunung Rahmah

Jabal Rahmah merupakan tempat yang memiliki sejarah dalam Islam. Dimana jabal ini merupakan tempat bertemunya kembali Nabi Adam dan Siti Hawa yang sudah berpisah sekitar 200 tahun lamanya. Lantaran Nabi Adam dan Siti Hawa memakan buah khuldi yang sudah Allah larang untuk mereka makan, namun, atas godaan syetan, Nabi Adam dan Siti Hawa memakannya.
 
Jabal Rahmah ini berlokasi di Kota Makkah lebih tepatnya terletak di tepi Padang Arafah sebelah timur Kota makkah. Jabal Rahmah ini dikenal dengan sebutan gunung kasih sayang. Di puncak Jabal Rahmah ini terdapat sebuah monumen beton yang dibangun berwarna putih yang tingginya mencapai sekitar 8 m. Para jamaah umroh atau haji yang datang dari penjuru dunia, pasti akan mengunjungi atau berziarah serta mendaki Jabal Rahmah ini karena, terdapat kisah sejarah yang menarik dibalik Jabal Rahmah ini.
 

7. Jabal Tsur/Gunung Tsur

Jabal Tsur merupakan jabal dengan tinggi sekitar 1.400 m/4 Kilometer yang berada di Kota Makkah dan lebih tepatnya disebelah selatan Masjidil Haram. Untuk mendaki ke Jabal Tsur butuh fisik yang kuat karena tingginya jabal ini. Butuh waktu sekitar 2 jam untuk mendaki jabal ini. Walaupun dikatakan demikian, banyak para jamaah umroh dengan usia lanjut berhasil sampai ke puncak Jabal Tsur tersebut. Di Jabal Tsur ini juga terdapat anak tangga yang juga memudahkan para jamaah untuk mendakinya.
 
Di puncak Jabal Tsur ini terdapat gua yang dinamakan Gua Tsur. Gua Tsur ini merupakan tempat persembunyian Nabi Muhammad SAW saat itu bersama sahabatnya Abu Bakar As Siddiq selama 3 hari ketika hijrah ke Kota Madinah. Nabi Muhammad SAW dan sahabatnya tersebut bersembunyi lantaran ingin dibunuh oleh Kaum Quraisy. Setelah 3 hari lamanya persembunyian, akhirnya Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar keluar dari Gua tersebut. Lalu, melanjutkan perjalanan untuk pergi ke Kota Madinah. Hal ini merupakan hijrah pertama Nabi Muhammad SAW saat itu.
 

8. Jabal Nur

Tempat ini merupakan tempat yang sangat bersejarah dalam Islam dan sangat istimewa. Jabal Nur ini terletak di Kota Makkah. Untuk mendaki Jabal Nur ini butuh fisik yang kuat karena, tinggi gunung ini mencapai kurang lebih 600 Meter. Disamping itu, untuk mendaki gunung ini kurang lebih memakan waktu 1 jam. Di jabal ini juga terdapat bebatuan dengan bentuk tangga dan juga ketika sudah hampir sampai di puncak Jabal Nur ini terdapat pegangan dengan bahan besi yang juga dapat membantu para jamaah saat mendaki kesana.
 
Tempat ini juga merupakan tempat yang sangat ingin dikunjungi para jamaah umrah yang datang ke Saudi Arabia.Seperti yang kita ketahui Jabal Nur atau Gunung Nur ini merupakan gunung yang terdapat gua yang dinamakan “Gua Hira”. Dimana tempat ini merupakan tempat saat Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu pertama yang diturunkan melalui Malaikat Jibril.
 

9. Perternakan Onta

Di Arab Saudi, peternakan unta umumnya dapat dijumpai di Hudaibiyah, Asyuraeek, dan Ja’ronah. Di antara ketiganya, yang paling mudah diakses adalah Hudaibiyah yang berlokasi sedikit di luar Kota Makkah menuju Jeddah.
 
Setibanya di peternakan unta, pengunjung bisa memberi makan unta dengan rumput yang sudah disediakan. Kendati hidup di gurun yang mana sejauh mata memandang sulit sekali menemukan tanaman hijau, namun unta-unta yang ada cukup gemuk. Bahkan unta-unta tersebut bisa memproduksi susu.
 
Demikian Artikel Tentang Wisata Bersejarah di Mekkah Saat Umroh Baik Saat Di Madinah Maupun di Mekkah.
 Semoga Kita Smua Umat Muslim Dapat Melaksanakan Ibadah Umroh Dan Haji Plus Dalam Waktu Dekat ini… Aamiin YRA
 
 
 
 

Mengunjungi Jabal Tsur Di Mekah Saat Umroh

Jabal Tsur Bukti Keajaiban Allah

Mengunjungi Jabal Tsur Di Mekah Saat Umroh Adalah Kegiatan Pavorite Para Jamah Umroh Alhijaz Setelah Melaksakan Ibadah Umroh Pertama. Saat seorang Muslim berada di Mekkah Al Mukarramah, mungkin ia berkunjung ke sebuah tempat bersejarah di sana bernama Jabal Tsur. Tempat ini menjadi saksi sejarah penting umat Muslim generasi pertama. Tidak hanya Rasulullah Saw, bahkan Jabal Tsur memberi kesaksian atas pengorbanan hebat yang ditunjukkan oleh para sahabat Rasulullah Saw.

Memang tidak ada dalil yang memerintahkan untuk berkunjung ke Jabal Tsur. Namun barangkali saat setiap Muslim membaca sejarah kemudian mereka mengunjunginya, maka akan ada satu benang merah yang dapat mereka rasakan bahwa dalam menyebarkan agama Allah SWT diperlukan pengorbanan yang luar biasa.

Ketika memandang lepas di kota Makkah, terlihat beberapa gunung batu. Di antara gunung-gunung tersebut, tepatnya jika memandang ke arah selatan, ada gunung yang menjadi saksi sejarah keajaiban yang diberikan Allah SWT kepada Rasulullah. Gunung tersebut adalah Jabal Tsur.

Gunung ini punya tiga puncak yang saling berdekatan dan menyambung. Gunung ini termasuk salah satu gunung tertinggi yang ada di Kota Makkah. Di puncaknya, ada sebuah gua yang sangat bersejarah, yaitu Gua Tsur.

Di gua yang berada di Jabal Tsur inilah Rasulullah diselamatkan dari orang Quraisy yang mengejarnya. Dengan mukjizat dari Allah, di depan gua tersebut tiba-tiba ada sarang laba-laba dan sarang burung merpati, yang membuat Rasulullah yang telah berada di dalamnya, luput dari kejaran kaum Quraisy.

Dalam buku Ensiklopedi Haji dan Umrah dengan editor Abdul Halim tercatat, bahwa pada tahun 622 Masehi, ketika itu Rasulullah dan para sahabatnya akan melakukan hijrah dari Kota Makkah menuju ke lokasi baru yang nantinya bernama Madinah. 

Hijrah ini dilakukan karena Rasululah mendapatkan banyak ancaman dari kaum kafir. Masa itu adalah masa yang kelam, masa yang sangat sulit untuk menegakkan agama Allah. 

Kepergian Rasulullah tersebut, tidak sepenuhnya berjalan mulus. Beberapa kaum pengikutnya mengaku menjadi dirinya dan dibunuh. Rencana Rasulullah yang akan melakukan hijrah pun tercium oleh mereka. Rasulullah diburu oleh para kaum kafir di Makkah, mereka pun mengejarnya dan berusaha untuk membunuhnya.

Rasulullah dan para sahabat pun terus berlari dan menyelamatkan jiwa. Meski berat dalam memperjuangkan tegaknya Islam, Rasulullah tetap teguh berjuang dan tak pernah lelah berdoa. Saat itu, banyak pula kaum muslim yang rela berkorban demi keselamatan Rasulullah.

Saat itu, ketika rombongan Rasulullah dikejar oleh kaum Quraisy di sekitar Jabal Tsur, Rasulullah pun menemukan Gua Tsur. Gua ini tidak terlalu besar, hanya cukup dimasuki orang tanpa berdiri tegak. Selama tiga hari tiga malam Rasulullah bersembunyi disana. 

Keajaiban pun terjadi. Pertolongan Allah SWT pada Rasulullah pun muncul ketika sedang sangat dibutuhkan saat itu. Saat rombongan kaum Quraisy yang mengejar Rasulullah tiba di depan gua, secara ajaib, di sana terdapat sarang laba-laba yang menutup mulut gua, juga sarang burung merpati.

Dalam waktu yang sangat singkat, makhluk-makhluk Allah ini berusaha melindungi Rasulullah, denga membuat sarang besar yang biasanya harus dibuat dalam waktu yang lama. 

Dalam buku Mekkah: Kota Suci, Kekuasaan, dan Teladan Ibrahim yang ditulis oleh Zuhairi Misrawi, dijelaskan bahwa Jabal Tsur sendiri terletak sekitar 4 km di sebelah selatan Masjidil Haram. Tingginya sekitar 747 meter dari permukaan laut dan 458 dari permukaan bukit.

Bentuk Gua Tsur ini seperti perahu, dari batang gua hingga ke atasnya sangat sempit. Tingginya sekitar 1,25 meter. Panjangnya sekitar 3,5 meter dan lebarnya sekitar 3,5 meter. Ada dua pintu masuk menuju gua ini, yaitu di sebelah timur dan sebelah barat.

Kemiringan gunung ini sekitar 45 atau 50 derajat. Sebenarnya, pemerintah Arab Saudi tak menganjurkan para jamaah untuk mendaki Jabal Tsur ini hingga ke puncak, dengan alasan keamanan. Para jamaah bisa memandanginya dari bawah. 

Jabal Tsur hanyalah sebuah gunung batu dari sejumah gunung yang ada di Mekkah. Namun, ia menjadi saksi sejarah atas pengorbanan sejumlah Muslim generasi pertama yang begitu melegenda.

Jangan lupa hidupkan hati Anda saat mengunjunginya, dan mintalah kepada Allah SWT untuk menjadikan kita semua sebagai hamba-hamba pilihan yang terus berjuang dan berkorban di jalan-Nya. Amin!

Demikianlah Artikel Tentang Mengunjungi Jabal Tsur Di Mekah Saat Umroh.  Dengan Wisata Religius mengenal Sejarah Nabi Muhamaad SAW tentunya akan membuat ibadah Umroh Dan Haji Plus di Tanah Suci tentunya menjadi lebih mudah dan juga

 

Sumber : Republika : Jabal Tsur Bukti Keajaiban Allah

Berkunjung Ke Jabal Rahmah Saat Umroh

Berkunjung Ke Jabal Rahmah Saat Umroh

Berkunjung Ke Jabal Rahmah Saat Umroh merupakan kegiatan favorite yang sangat menyenagkan saat jamaah berada di kota Mekkah.

Jabal Rahmah adalah bukit di Arafah yang letaknya dekat dengan Masjid Namirah, dan berada di antara Mekkah dan Thaif, Arab Saudi.  Tempat wisata ini kerap dikunjungi oleh para jemaah haji yang melakukan wukuf (salah satu bagian dari ibadah Haji) di Arafah, dan jemaah umrah yang berwisata usai ibadah umrah. 

Jabal Rahmah adalah bukit bebatuan yang tingginya sekitar 70 meter. Di tengahnya ada tugu atau monumen yang terbuat dari beton persegi empat berwarna putih. Lebarnya 1,8 meter dan tingginya 8 meter. Letaknya di tepi padang Arafah yang merupakan daerah pinggiran timur Makkah.

Jabal Rahmah sering dikenal sebagai bukit kasih sayang. Berasal dari kata rahmah yang berarti kasih sayang. Merupakan tempat legendaris yang tidak pernah sepi dari kunjungan jamaah Haji maupun umroh.

Bukit kasih sayang (Jabal Rahmah) adalah tempat di mana menjadi saksi 3 peristiwa penting bagi peradapan Islam. Yang sering dikenal orang hanyalah tempat pertemuan Nabi Adam dan Siti Hawa. Padahal ada peristiwa lain yang menjadi saksi sejarah.

Berikut ini adalah rincian tentang 3 peristiwa bersejarah yang harus diketahui umat muslim, yaitu:

1. Pertemuan Nabi Adam dan Siti Hawa

Nabi Adam dan Siti Hawa, dahulunya berada di surga. Karena melanggar perintah Allah, maka Nabi Adam dan Siti Hawa diturunkan dari surga. Mereka ditempatkan di bumi yang berjauhan tempatnya.

Setelah berpuluh tahun berdoa dan memohon ampunan, maka Allah menerima taubatnya. Allah mempertemukan kembali Nabi Adam dan Siti di Jabal Rahmah.

Keduanya berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah mendzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.” (TQS Al A’raf : 23)

Setelah dipertemukan kembali, maka Nabi Adam dan Siti Hawa melanjutkan hidupnya, hingga mempunyai anak keturunan yang banyak hingga akhir zaman.

2. Mimpi Nabi Ibrahim as

Nabi Ibrahim sejak muda sudah senang berqurban. Ratusan ternak akan diqurbankan demi menjalankan perintah Allah. Hingga sempat terucap, jangankan ternak, apapun yang aku miliki jika Allah menghendaki maka akan kuberikan.

Hingga setelah berpuluh tahun kemudian, Allah ingin membuktikan janji Nabi Ibrahim. Allah memberikan petunjuk melalui mimpi. Dalam mimpinya, Nabi Ibrahim melihat dirinya menyembelih anak kesayangannya, Ismail.

Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, Ibrahim berkata,”Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu. In syaa Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.” (TQS Ash Shaffat : 102)

Nabi Ibrahim ragu, apakah mimpi ini dari Allah? Hatinya bimbang. Kemudian Allah menunjukkan lewat mimpi yang sama hingga 3 kali. Dengan begitu Nabi Ibrahim semakin yakin kalau mimpi itu berasal dari Allah. Beliau menyadari kalau mimpi itu benar dari Allah saat di Jabal Rahmah.

3. Turunnya wahyu terakhir kepada Rasulullah saw

Di Jabal Rahmah, Rasulullah saw pernah memberikan dakwah yang menjelaskan kesempurnaan agama Islam. Kabar tersebut disambut gembira oleh umat muslimin. Namun tidak dengan kedua sahabat beliau, Umar bin Khattab dan sayyidina Abu Bakar Shidiq. Keduanya justru menangis karena memiliki firasat akan ditinggalkan Rasulullah.

Saudaraku, Islam adalah agama yang sempurna. Risalah yang diemban Rasulullah itu sudah disampaikan dengan jelas. Allah ridlo dengan ajaran yang dibawa Rasulullah ini, untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia yang hingga akhir zaman.

Syariatnya sangat lengkap. Jika manusia mengalami masalah apapun dalam hidupnya, Allah sudah memberikan pedoman dalam menjalaninya. Maka seharusnya semua manusia menjalankan syariat Islam ini dengan penuh ketaatan.

Dulu Nabi Ibrahim sempat melanggar perintah Allah langsung diusir dari surga. Untuk mendapat pengampunan perlu taubat berpuluh-puluh tahun lamanya.

Kemudian Nabi Ibrahim diuji ketaatannya oleh Allah. Apakah Nabi Ibrahim betul-betul taat dan cinta Allah? Allah menguji dengan perintah untuk menyembelih Ismail. Ketaatan Nabi Ibrahim tak diragukan. Demi cintanya kepada Allah, maka dengan penuh keikhlasan perintah itu ditunaikan. Sungguh, Allah percaya dengan kekuatan iman Nabi Ibrahim. Hingga Allah berikan gelar bapak tauhid, karena sangat memurnikan keimanannya kepada Allah.

Kemudian untuk Rasulullah saw, Allah menyempurnakan ajaran Islam dan meridloi Islam menjadi agama Rasulullah bersama umatnya hingga akhir zaman. Untuk itulah, kita tinggal mengikuti saja ajaran yang dibawa Rasulullah saw. Menjalankan syariat Islam dengan penuh keyakinan. 

Jangan Lakukan Ini di Jabal Rahmah Saat Umroh

Kendati lebih diutamakan untuk kegiatan berdoa, ada kegiatan yang tidak termasuk dalam ibadah haji dan umrah yang tidak luput dilakukan oleh sejumlah jemaah saat berkunjung ke Jabal Rahmah. 

Di sini biasanya para jemaah umrah dan haji sering menaruh foto, atau menulis-nulis. Cuma itu enggak ada ajaran atau anjuran untuk menulis-nulis di batu-batu yang ada di Arafah atau di bukit Jabal Rahmah

Dahulu, tuturnya, tugu Jabal Rahmah yang berada di puncak bukit berwarna putih. Namun kini warnanya semakin gelap dan menghitam. “Tugu itu awalnya putih, cuma sekarang banyak warna hitam (karena dicoret-coret). Bahkan itu dilarang oleh Nabi Muhammad SAW. Ada mitos berdoa di situ cepat dapat jodoh, naruh foto calon. Itu salah, tidak ada rukunnya

Menurut situs resmi Kementerian Agama (Kemenag), permasalahan seputar coret menyoret di tugu Jabal Rahmah sudah ada sejak lama. Coretan yang mengotori tugu dan sejumlah batu di sekitarnya memiliki tulisan dalam bahasa Arab dan non-Arab.

Meski begitu, tidak dapat dipungkiri bahwa Jabal Rahmah merupakan salah satu tempat wisata religi favorit para jemaah saat berada di Mekkah. Mengutip keterangan dalam situs resmi Kemenag, Minggu. 

Hal ini tidak luput dari kisah di balik bukit yang dipercaya sebagai tempat bertemunya Nabi Adam dan Siti Hawa. Selain itu, masih ada juga jemaah yang datang karena percaya bahwa kehidupan percintaan mereka akan dilancarkan jika berdoa di tempat itu. 

Kepala Daerah Kerja Mekah, Subhan Cholid telah mengimbau kepada para jemaah haji, termasuk warga Indonesia yang berkunjung ke Arab Saudi agar tidak mengotori situs-situs bersejarah, termasuk di Jabal Rahmah, dengan coretan-coretan atau menempelkan foto dan sejenisnya. Ia khawatir coretan-coretan itu justru merusak nilai sejarahnya. 

“Kalau itu sangat berkesan, cukuplah tulis dengan tinta emas di lubuk hati yang paling dalam, tanpa menulis di batu-batu yang punya nilai sejarah supaya bisa dinikmati orang seluruh dunia, dan pelajaran berharga bagi kita melihat sejarah tersebut,” ujarnya.

Tips-tips Berkunjung Ke Jabal Rahmah

Ketika para jamaah haji dan umroh hendak mengunjungi Jabal Rahmah hendaknya mengetahui tips-tips sebagai berikut : 

  • Bawalah kacamata hitam atau kacamata yang mengahalangi masuknya sinar matahari ke dalam mata, karena cuaca di tempat ini sangat panas sehingga membuat mata pun akan menjadi silau dan menjadi sakit ketika hendak melihat ke atas. 
  • Pakailah masker, Jabal Rahmah sendiri dikelilingi oleh pasir. Sehingga ini membuat para jamaah haji dan umroh membuat sesak napas. Untuk menghindari sesak napas maka gunakanlah masker agar menghindari abu yang masuk kedalam hidung.
  • Bawalah payung, fungsinya sama seperti kacamata, tetapi payung dapat membuat tedung ketika cuaca sangat panas dan membuat ibadah kita semakin fokus dan tenang karena kita tidak kepanasan.
  • Untuk jamaah haji disarankan untuk berolahraga dengan lari atau olahraga lainnya ini bertujuan untuk membuat daya tahan tubuh semakin bugar dan menjalankan aktivitas ibadah haji nya di Padang Arafah dengan fokus
  • Jangan lupa membaca air minum, biasanya ketika di kota Mekkah akan dianjurkan untuk meminum air zam-zam dan membawa nya untuk menuju ke Jabal Rahmah  air zam-zam sendiri dikenal sebagai air yang bisa menyembuhkan segala penyakit dan membuat daya tahan tubuh menjadi sehat kembali.
  • Jangan lupa untuk membawa uang kecil, karena di Jabal Rahmah sendiri banyak sekali para pengemis yang meminta sedekah dari para jamaah umroh yang ingin menaiki bukit Jabal Rahmah 
  • Jika para jamaah haji dan umroh sedang tidak sehat atau kondisi badannya tidak memungkinkan untuk menaiki anak tangga,.maka jangan pernah memaksakan diri sendiri dan lebih baik menunggu dibawah.
  • Pemerintah Saudi telah melarang para jamaah haji dan umroh untuk tidak menulis nama atau mencoret tugu tembok tersebut. Jadi untuk para jamaah haji dan umroh agar tidak mencoret-coret tembok tugu Jahal Rahmah tersebut 

Demikianlah Artikel Tentang Berkunjung Ke Jabal Rahmah Saat Umroh .Anda tertarik mengunjungi bukit cinta  Jabal Rahmah? Banyaklah berdoa dan mulai menabung untuk biaya  Haji Plus dan Umroh ke Tanah Suci.. Aamiin YRA

 

Sumber : Detik : Berkunjung ke Jabal Rahma Saat Umroh

Fakta Menarik tentang Kabah Bagi Muslim

14 Fakta Menarik tentang Kabah

Kabah merupakan tempat suci bagi umat Muslim di dunia. Kabah terletak di pusat Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. Saat shalat, posisi umat Muslim menghadap Kabah, namun bukan berarti mereka menyembah Kabah.

Kabah menjadi kiblat lebih dari satu miliar umat Islam di lima kali setiap harinya, menjadi tempat haji dan berkumpulnya umat muslim. Ka’bah ini berbentuk kubus atau segi empat, yang mana ini membuatnya mengarah ke segala arah, yaitu arah timur, barat, selatan, dan juga utara. Allah mensucikan Makkah sebagai wujud pengagungan hari penciptaan langit dan bumi. Namun, seberapa banyak yang kamu ketahui tentang Ka’bah? Berikut rangkuman fakta-fakta Ka’bah bagi umat muslim di dunia.

Simak Ada Fakta Menarik tentang Kabah Bagi Muslim. Berikut informasinya:

1. Pusat Kiblat Untuk Menunaikan Sholat

adalah pusat kiblatnya umat muslim untuk menunaikan sholat. Kiblat sendiri merupakan arah yang dituju ketika melakukan shalat maupun tawaf. Sebelumnya, arah kiblat pernah berubah ke Baitul Maqdis atau Masjidil Aqsa di Yerusalem dan akhirnya kembali dipusatkan di Ka’bah Mekkah. 

2. Kabah telah direkonstruksi beberapa kali.

Kabah telah rusak beberapa kali akibat bencana alam seperti banjir. Kabah juga pernah diserang sehingga beberapa bagiannya rusak. Namun, Kabah dibangun kembali hingga beberapa kali. Kebanyakan sejarawan mengklaim bahwa Kabah telah direkonstruksi sekitar 12 kali. Renovasi terbaru terjadi pada 1996 menggunakan teknologi terbaru untuk memperkuat bangunan ketika menghadapi bencana. Tahukah Anda bahwa Nabi Adam AS, Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS, dan Nabi Muhammad SAW ikut berpartisipasi dalam pembangunan Kabah?

3. Apa yang ada di dalam Kabah ?

Ada tiga pilar yang menyokong bagian dalam Kabah. Di tengahnya bergantung sebuah lentera. Ada juga meja kecil di antara pilar-pilar tersebut. Terdapat pula tanda pengingat tergantung di dinding untuk memperingati penguasa yang telah merenovasi Kabah. Di bagian atas dinding, ada sebuah kain hijau bordir dengan ayat-ayat Alquran. Dinding kanan memiliki pintu emas yang disebut Bab At-Taubah yang dilengkapi tangga untuk menuju ke atap.

4. Mekkah Berada di Pusat Bumi

Ka’bah menjadi pusat dari bumi Mukjizat Ka’bah yang ditulis Okrisal Eka Putra, The Egyptian Scholar of the Sun and Space Reserch Center yang berpusat di Kairo mempublikasikan hasil penelitian Prof Hussain Kamel yang menemukan sebuah fakta bahwa Makkah adalah pusat bumi. Dalam penelitiannya, ia menyimpulkan kedudukan Makkah betul-betul berada di tengah-tengah dataran bumi.

5. Thawaf di sekitar Kabah tidak pernah berhenti

Salah satu hal yang paling luar biasa tentang Kabah adalah bahwa tawaf di sekitar Kabah tidak pernah berhenti kecuali ketika shalat diadakan. Bahkan saat bencana banjir terjadi, jamaah melakukan tawaf selayaknya berenang.

Tawaf merupakan kegiatan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali. Tawaf adalah salah satu amal ibadah yang dilakukan oleh Muslim pada saat melaksanakan haji dan umrah.

Tawaf berhenti hanya saat waktunya sholat. Bahkan meskipun diguyur hujan ataupun banjir, jamaah tetap melakukan tawaf dengan teratur dan tertib. Disitulah letak keistimewaan dari Ka’bah sebagai tempat suci terbaik untuk sholat, tawaf, dan berdoa. 

6. Lantai Masjidil Haram Selalu Sejuk 

 Masjidil Haram memiliki luas lebih dari 356 ribu meter persegi yang bisa menampung lebih dari 900 ribu jemaah. Tak heran, jika masjid ini ditetapkan sebagai masjid terbesar di dunia. Meski bagian tengah masjid sengaja dibuat terbuka tanpa atap, namun lantai masjid tersebut tetap terasa dingin dan sejuk meski terkena panas matahari. 

Hal ini dikarenakan lantai Masjidil Haram menggunakan marmer terbaik yang didatangkan langsung dari Thassos, Yunani.

Marmer yang dipasang di Masjidil Haram adalah jenis yang terbaik di dunia karena bisa meredam hawa panas yang memantul di lantai. Marmer ini di desain bisa menyerap kelembapan di malam hari dan mempertahankan kesejukannya di siang hari meski terkena sengatan panas matahari.

7. Pesawat Dilarang Melintas di Atas Ka’bah 

Salah satu lokasi yang tidak boleh dilintasi pesawat ‘no-fly zone’ adalah Ka’bah di Mekkah, Arab Saudi. Dikutip dari The Islamic Information, sebuah teori menunjukkan bahwa ada gelombang magnet besar yang terpancar di atas Kabah. Meski demikian, teori adanya gelombang magnet di atas Ka’bah belum bisa dibuktikan secara pasti. Pendapat itu juga ditepis oleh seorang pilot sekaligus pengamat penerbangan Arab Saudi, Hasan Al-Ghamidi.

8. Warna kiswah telah berubah

Kiswah adalah kain tirai berwarna hitam yang menutupi Kabah. Tahukah Anda bahwa warna kiswah tidak selalu hitam seperti yang selama ini Anda lihat? Tradisi menutupi Kabah dengan kiswah bermula selama pemerintahan suku Jurhum. 

Kemudian, Nabi Muhammad SAW menyelimuti Kabah dengan kain putih. Merah, hijau, dan putih adalah beberapa warna yang pernah digunakan oleh khalifah berbeda untuk kiswah. Dinasti Abbasiyah akhirnya memutuskan kiswah berwarna hitam untuk mengakhiri seringnya perubahan warna. Itulah satu-satunya warna yang digunakan sejak saat itu.

9. Bentuk Kabah telah diubah

Kabah awalnya berbentuk sesuai dengan dasar-dasar yang diletakkan oleh Nabi Ibrahim. Bentuk kubus seperti saat ini diperoleh yakni saat renovasi oleh Suku Quraisy. Saat itu, umat Muslim di sekitar Makkah belum mampu membangun Kabah karena kurangnya dana. Ruangan di dalam Kabah bernama Hatim yang sekarang ditandai dengan dinding kecil.

10. Kabah memiliki lebih dari satu pintu yang dapat digunakan

Kabah asli memiliki dua pintu, satu untuk masuk dan satu lagi keluar. Kabah juga memiliki jendela di salah satu dinding. Saat ini, Kabah hanya memiliki satu pintu dan tidak terdapat jendela.

11. Hajar Aswad rusak

Awalnya, Hajar Aswad adalah sebuah batu besar tunggal. Namun saat ini, batu tersebut pecah menjadi delapan bagian dengan berbagai ukuran yang telah ditutupi bingkai perak. Kerusakan itu, akibat banyaknya kejadian naas termasuk banjir, pengepungan, dan pencurian. Bingkai perak pertama dibuat oleh Abdullah bin Zubair.

12. Keluarga Al-Sheibi selalu menjadi penjaga Kabah.

Bukankah menakjubkan bahwa hanya satu keluarga yang menjadi penjaga kunci Kabah sejak periode pra-Islam? Mereka telah menjadi penjaga selama 15 abad terakhir. Kuncinya diwariskan oleh anggota tertua dari keluarga.

13. Upacara pembersihan Kabah diadakan dua kali setahun

Upacara pembersihan diadakan selama bulan Syaban dan Dzulkaidah oleh keluarga Al-Sheibi. Campuran pembersih khusus dibuat dari air zamzam, air mawar taif, dan minyak oud. Gubernur Makkah mengundang beberapa pejabat untuk berpartisipasi dalam upacara pembersihan tersebut.

14. Pintu Ka’bah Pintu Dibuka Hanya Dua Kali dalam Setahun

Kiswah merupakan kain yang menutupi Ka’bah. Meski pada umumnya saat ini kita melihat Ka’bah selalu ditutupi oleh kiswah berwarna hitam, pada mulanya Ka’bah justru memiliki warna kiswah yang berbeda-beda. 

Pada mulainya Nabi Muhammad Shallallahu ‘ Alaihi wa Sallam menggunakan kain putih untuk menutupi Ka’bah. Namun, pada masa khalifah yang berbeda-beda, warna kiswah pun berubah menjadi hijau, merah, dan putih. 

Namun pada akhirnya Dinasti Abbasiyah memutuskan untuk menggunakan kiswah hitam untuk menghentikan perubahan warna yang digunakan. Hingga pada saat ini kita mengenal Ka’bah dengan kiswah berwarna hitam. 

Demikianlah Fakta Menarik tentang Kabah Dengan mengenal bagian-bagian Masjidil Haram dan keutamaannya tentunya akan membuat ibadah Umroh Dan Haji Plus di tanah suci tentunya menjadi lebih mudah dan juga khusyu’. 

Apabila Anda telah berencana berkunjung ke Tanah Suci dan merasakan langsung setiap keutamaannya, Anda dapat menghubungi Biro Travel Umroh Haji Plus Travel Alhijaz Indowisata Jakarta Timur., yang telah memiliki pengalaman dan terpercaya. Anda akan dibimbing langsung oleh pembimbing dari tanah air yang akan membuat ibadah Anda lebih aman dan nyaman.

 

Sumber : Ihram: Fakta Menarik tentang Kabah yang Mungkin tidak Anda Ketahui